1.) Dokter
adalah pekerjaan profesi. Menjadi dokter punya tantangan yang berat.
Tapi tahukah anda, dengan status pekerjaan profesi artinya saya
mendapatkan upah karena saya melakukan sesuatu. Analoginya seperti
seorang artis yang mendapatkan bayaran karena ia berhasil menghibur
orang-orang dengan suaranya atau kepintaran aktingnya. Saya mengobati
pasien maka saya mendapatkan upah. Saya tidak mengobati pasien, saya
tidak dapat upah. Pekerjaan profesi ini menuntut saya bekerja secara
professional dan berkualitas. Menjauhkan saya dari tindakan-tindakan
tidak terpuji seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Setidaknya,
daripada bekerja di pemerintahan yang sarat akan KKN, lebih baik saya
mengais rejeki dengan jalan profesional.
2.) Saya mau
jadi dokter karena saya seorang wanita. Pernyataan tersebut bukan
berarti disimpulkan yang menjadi dokter harus seorang wanita, lelaki pun
banyak. Namun saya berpikir kedepannya, bahwa saya punya tugas mulia
menjadi istri dan ibu bagi keluarga saya nanti. Bila saya menjadi
seorang dokter, saya bisa bekerja dirumah dengan membuka praktek pribadi
sambil saya mengurus rumah dan membesarkan anak-anak saya. Lebih banyak
waktu dirumah memberi saya cukup ruang dan waktu untuk berkomunikasi
dengan keluarga saya. Otomatis, saya punya kesempatan memahami,
menyayangi, dan menyempurnakan kodrat saya sebagai wanita.




