Home

Rabu, 13 Agustus 2014

Kedokteran?? Emm... (Tugas Aplikom 3)

 1.) Dokter adalah pekerjaan profesi. Menjadi dokter punya tantangan yang berat. Tapi tahukah anda, dengan status pekerjaan profesi artinya saya mendapatkan upah karena saya melakukan sesuatu. Analoginya seperti seorang artis yang mendapatkan bayaran karena ia berhasil menghibur orang-orang dengan suaranya atau kepintaran aktingnya. Saya mengobati pasien maka saya mendapatkan upah. Saya tidak mengobati pasien, saya tidak dapat upah. Pekerjaan profesi ini menuntut saya bekerja secara professional dan berkualitas. Menjauhkan saya dari tindakan-tindakan tidak terpuji seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Setidaknya, daripada bekerja di pemerintahan yang sarat akan KKN, lebih baik saya mengais rejeki dengan jalan profesional.

2.) Saya mau jadi dokter karena saya seorang wanita. Pernyataan tersebut bukan berarti disimpulkan yang menjadi dokter harus seorang wanita, lelaki pun banyak. Namun saya berpikir kedepannya, bahwa saya punya tugas mulia menjadi istri dan ibu bagi keluarga saya nanti. Bila saya menjadi seorang dokter, saya bisa bekerja dirumah dengan membuka praktek pribadi sambil saya mengurus rumah dan membesarkan anak-anak saya. Lebih banyak waktu dirumah memberi saya cukup ruang dan waktu untuk berkomunikasi dengan keluarga saya. Otomatis, saya punya kesempatan memahami, menyayangi, dan menyempurnakan kodrat saya sebagai wanita.


3.) Sekalipun ada sangat banyak lulusan dokter setiap tahunnya, kenyataannya Indonesia masih terus kekurangan dokter. Hasil penelitian mengemukakan bahwa kebutuhan masyarakat akan orang-orang terampil di bidang kesehatan dan farmasi meningkat 9 - 22 % kedepannya. Lapangan pekerjaan sangat luas dan terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin mengeksplorasinya.

4.) Informasi ter-update dan terjamin mengenai kesehatan akan mudah saya dapatkan dengan saya terjun langsung dibidang tersebut. Saya tahu umur manusia sudah ada takarannya. Nantinya kita semua akan mati. Namun saya ingin menjaga kondisi umur tersebut dengan selalu sehat sehingga saya bisa memanfaatkan umur saya lebih produktif. Mengetahui secara dalam tentang kesehatan mendukung saya dalam penerapan pola hidup sehat. Long-life-time without too much getting ill, salah satu harapan saya yang dapat diwujudkan dengan saya menggeluti bidang kesehatan. Kelebihan lain yang mendorong saya memilih dokter adalah saya akan tahu cara yang tepat menangani suatu penyakit sendiri. Mampu mencegah penyakit dan pintar mengatasi suatu penyakit, itulah kemampuan yang saya cari dan membawa saya memilih dokter sebagai cita-cita saya.
5.) Hasil survey menyatakan, pendapatan seorang dokter bisa mencapai ratusan juta pertahunnya. Saya memang memiliki kebutuhan yang cukup banyak dan besar. Terlebih kegemaran saya makan dan travelling, hobi yang menuntut kucuran dana yang tidak sedikit. Hal ini megharuskan saya memiliki tabungan cukup untuk misi keliling dunia di masa tua nanti. Berhubung saya anti korupsi dan tindakan penggelapan uang serta pendapatan tidak jelas asal-usulnya, pekerjaan dokter yang menjanjikan memberikan saya profesi profesional dalam mengais rejeki, dengan income yang cukup, dan membantu saya menuntaskan misi keliling dunia nanti.

6.) Alasan ketujuh ini mungkin agak terdengar sok malaikat, tapi kenyataanya, saya memang punya hati seperti malaikat, hehe. Saya memiliki keinginan untuk mengabdi sekaligus beribadah. Bukan berarti profesi lain tidak menyediakan fitur ini, tapi menurut saya dokter menyediakan fitur yang cocok untuk saya. Kegemaran saya untuk berbicara dan berhubungan dengan banyak pihak tentu akan menjadi point plus dalam menyelesaikan tugas pengabdian saya untuk bangsa dan negara di bidang kesehatan. Saya bisa bersedekah secara tidak langsung dengan memberikan pengobatan murah untuk masyarakat menengah kebawah. It fits me appropriately, insya Allah. :)

     Enam alasan-alasan tersebut menstimulasi diri saya untuk tetap bertahan memperjuangkan mimpi itu sampai titik kesanggupan saya. It is not a big deal if i could not get college this year. Itu harga yang pantas untuk saya mempersiapkan diri dan menuntaskan tujuh alasan sederhana diatas. Jadi, saya tidak akan menyerah sampai Tuhan memberikan jawaban atas pencarian saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar